Obrolan di Warung Kopi: Kebijakan-kah?

Sepertii malam-malam biasanya, malam ini si Bendol cangkruk duduk santai di warung kopi sebelah rumahnya. Sambil ditemani rokok favoritnya, dia memesan secangkir kopi manis. Hawa dingin mulai terasa menusuk tulang. Tak lupa diambilnya sebuah tahu goreng hangat.

Tanpa disadarinya, ada 2 lelaki setengah baya yang sedang berbincang-2 dengan amat sangat serius sekali. Rupanya ke-2 lelaki itu lebih dulu datang. Karena penasaran, Bendol mendengarkan apa yang mereka perbincangkan.

Pria 1: “…….. Itulah hidup. Kadang kita di atas, kadang pula kita di bawah”.

Pria 2: “Aku tahu itu. Tapi, bukan dengan cara seperti ini kan?”

Bendol menghisap rokoknya dalam-2. Sambil berpikir, apa topik pembicaraan kedua orang di depannya.

Pria 1: ”Tiap pimpinan, memang punya kebijakan masing-2”.

Pria 2: “Kalo ini sih, bukan masalah kebijakan coy, tapi cenderung pada Like and Dislike”.

Waduh…Bendol makin kebingungan mendengarnya. Lalu dia mencoba menenangkan pikiran sambil minum kopi manisnya seteguk.

Pria 1: ”Ya udahlah coy, terima aja jabatan baru kamu. Enjoy aja. Jabatan tuh hanya titipan, dan nantinya kamu bakal dimintai pertanggungjawaban”.

Pria 2: “Ya iyalah…tapi kalo boleh jujur, banyak temen-2 yang lain juga ngerasa kecewa ma kebijakan itu”.

Oalaah…Bendol tau sekarang. Mereka lagi membahas masalah jabatan dan kebijakan.

Pria 2: “Coba bayangkan…!!! Si A, yang track recordnya buruk, kerjanya gak bagus, karena dia dekat ma pimpinan yang baru, dia mendapatkan posisi yang enak. Bandingkan dengan si B, orangnya jujur, pekerja keras, kerjanya bagus, tapi dia mendapatkan posisi yang gak pas, hanya karena si B anak kesayangan pimpinan yang terdahulu”.

Pria 1: “Ya udahlah…ambil hikmahnya aja. Mungkin karena si B kerjanya bagus, jadi dia ditempatkan pada posisi yang kurang pas, dengan tujuan si B bisa mengangkat Instansi yang dia pimpin”.

Dengan lemas Pria 2 menjawab: “Mudah-2an sih seperti itu, jadi bukan ada unsur like and dislike”.

Lalu kedua orang tadi sama-sama terdiam. Nampak kesedihan pada raut wajahnya. Tak terasa malam makin larut. Bendol dah menghabiskan secangkir kopi, 4 batang rokok dan 3 buah tahu goreng. Lalu Bendol membayarnya dan pulanglah dia.

Dalam perjalanan pulang dia menyimpulkan pembicaraan kedua orang tadi. Pimpinan baru pasti punya kebijakan baru. Tiap kebijakan, pasti ada pro dan kontra. Walah…ruwet juga. Akhirnya Bendol cuma bisa berharap, Pimpinan baru harus bisa membawa sesuatu, hal, daerah, wilayah yang dipimpinnya lebih maju, lebih aman, lebih makmur, lebih sejahtera dari pada pimpinan yang lama.

Yang bikin Bendol penasaran sampai saat ini adalah, siapa kedua orang tadi? Pegawai Pemerintahan-kah? Pegawai Perusahaan-kah?

Siapa pimpinan yang dimaksud? Presiden? Gubernur? Bupati? Walikota? Direktur? Camat? Lurah? Ketua RT? Ketua RW?

Ah..daripada pusing mikirin itu semua, mendingan Bendol tidur aja.

Zzzzz…zzzz….zzzz……

Maaf kalo ada salah kata….

Zzzzz…zzzz….zzzz……

Advertisements

31 Comments

  1. lah kok malah tidur ndol…?
    pemimpin baru juga harus berbesar hati kalo ada kebijakan dari pemimpin lama yang masih oke kenapa nggak dipertahankan…kadang gengsi katanya…

    oiya selamet taun baru…

  2. Yupz.. di tahun 2009 ini.. gue mulai dengan sesautu yang baru..
    So, semoga semua bisa berjalan dengan baik dan sesuai harapan harapan tentunyaa…

    Semoga sukses terus dengan komedi komedi konyolnyaa…. 🙂

  3. Sy pnya tman namanya si B, he2…
    Wduh sak tngkrongan rokok 4? Ck..ck… Tp emang like n dislike tuh manusiawi, tp hrusny jg mnilik knerja, kmampuan n track record ya kang?

  4. ndol mau dunk tahu gorenk na 🙂

    happy new years ndol

  5. lho gimana sih kok malah ditinggal tidur heheh…

  6. happy new year 2009 ya… maap nih baru ngucapin hehe…

  7. apapun yg diberikan kepada kta pastinya menjadi amanat dan harus dipertanggung jawabkan kelak di kemudian hari… 🙂
    met tahu baru y Om Bendol..huehuehe

  8. Haha. aneh2. Hepi new year ya.

  9. Tenang Ndol, gak usah bingung, kita dah hidup di era TS, jadi itu mah biasa atuh kang, karena TS kan bisa berarti Teman Senang, Teman Sedih, Tim Sukses, Teman Selingkuh, bukan begitu Ndol ? *Bukaaaaaan…..! gubrak, si Titok nglempar plong kertas* (bareng-bareng ya : haduuuhhhh…kaget akuuuwwwww….). Intinya, balas budi Ndol… meski track record ajur mumur, yang penting bapak suka, ya jadilah…(ayoh siapa yang bicara di belakang itu, si Gunawan kah…bapak gak suka kalo bapak pidato ditinggal omong sendiri…, jadilah tegak setegak tiang bendera…kakkk..kakk..kakkk) Sep…le…

  10. zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz…..

    mimpi indah ya……

    zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz….

    jangan mimpi yang aneh2 ya….

    jangan lupa juga pake pempers ya…..

    wakakak…..

    zzzzzzzzzzzzzzzzzzz…..

  11. met bobo mas…. jangan lupa minum susu.hehe

  12. loh,, koq tdur??? masi mw dnger critany nh,,

  13. Kejadian seperti itu banyak terjadi di tempat lain, apalagi dengan era otonomi daerah.
    Penempatan jabatan atau posisi tidak didasarkan pada kemampuan tapi lebih kepada suka ndak suka alias suka suka

  14. beneran niy makan tahu gorengnya cuma 3 ..??
    jangankan sebuah kebijakan ,apa yg jd pilihan hidup kita aja penuh dgn pro dan kontra ..(^_^)

  15. jadi kapan mampir ke Warkop ku mas..??

    selamat tahun baru dulu deh…
    semoga di tahun kebo ini kita bertambah sukses yah mas..

    salam,

    bonar
    http://sihotang407.wordpress.com

  16. lah kok malah tidur sih..padahal kita dah menyimak perbincangannya dengan serius jee.., ywdah ku ikutan tidu r aja deh…zzzzzzzzz

  17. “sebuah kota cahaya lahir di wajahmu….
    akupun singgah, jika di perkenankan aku hendak mendirikan rumah disini…..
    dengan pintu atau jendela menghadap pantai
    dan tanganmu jadi sampan,rambutmu jadi layar…
    sesekali merapat di kaca kamarku,seperti tetesan embun yg mencair,
    mutiara dalam mimpiku….
    pecahan-pecahan bintang yg merantau sepanjang malam akan rebah di kota ini
    juga sisa perjalananku penuh luka sekejap lelap dlm rangkulanmu..
    dalam mimpiku segalanya jadi mutiara..
    sampan yg kembali menetap abadi….”

    (salam dari kota cahaya ; teruntuk sobatku bendol…)

  18. walah akhirnya tidur ya selamat malam besok di bahas lagi…..

  19. Wah oM bendol tidur mulu…oM bangun ommmmmmmm….. aku mau bertamu nih, waduh nggak denger ya….. Ommmmmmmmmmmmmmmmmmm “pake speaker 220W”

  20. karena bingung dan gak ngerti, jadi tidur aja hehehehe

  21. dalam mimpi pasti bendol membayangkan aku yang menjadi si pemimpin baru itu 😀

  22. nguping membawa hikmah juga ya..hehe..

  23. kesini lagi Oom 😀

  24. heheheeh….siapapun pemimpinnya yang penting bisa menjalankan amanah dengan bertanggungjawab 🙂

  25. itulah hidup dinegeri ini, banyak yang membingunkan ….

  26. emang hidup di negeri ini banyak membingungkannya…

  27. wah ndol itu pembicaraan kelas atas sepertinya pantes ditinggal tidur atau kopinya kebanyakan air jadi cepet ngantuk?

  28. Yach memang sussah jadi pemimpin. Belum2 apa2 udah jadi korban sarkasme bawahan. PAdahal siapa tahu tuch pemimpin lagi merencanakan gebrakan baru!!
    Ya…Allah! Jadikanlah hamba di kemudian hari seorang pemimpin yang disenangi bawahan, Amien…

  29. […] terperangah saat melihat 2 orang yang kemarin sudah parkir cangkruk duduk di warung itu. Sambil melirik ke kedua orang itu, Bendol memesan […]

  30. Wahhhh bendol doyan tidur ternyata ya?????Gimana sudah hilang pusingnya????? 😀

  31. link exchange management…

    Link Exchange Depot is a fully automated system that allows you to get new links to your website. Incoming links to a website seem to be the most important and controllable aspect when ranking a website. Get new links to your website automaticaly….


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s