Berada diantara ketidakpastian

Saat itu Bendol dapat tugas dari kantor untuk lembur. Sebenernya dia males banget, tapi apa boleh buat, dia harus loyal pada atasan. Terpaksa dia lembur juga, walaupun seorang diri di kantor.

Saat dia selesai lembur, tepatnya jam 1 malam, Bendol pulang. Suasana sunyi mencekam. Buru-buru Bendol masuk lift, lalu dia pencet angka 1 untuk turun. Tiba-tiba hal aneh terjadi, tanpa diduga, lift menuju ke lantai atas, melewati lantai demi lantai. Akhirnya lift berhenti pada lantai ke 50.

Continue reading

Nyanyian si Bendol

Bendol kecil, bandelnya minta ampun. Meskipun sudah berusia 4 tahun, namun untuk masalah pipis masih harus dibantu orang tuanya. Dan hal yang paling menjengkelkan serta memalukan adalah ketika orang tuanya sedang bercengkerama dengan tamu, tiba-2 Bendol berteriak dengan kerasnya “Buuuuk…pipiiiiiiiss….buuuuuk pipiiiiiiiiss”.

Saat puncak kejengkelan itu tiba, ibu segera memutar otak agar tidak sering dipermalukan oleh anak bandelnya ini. Sambil membenahi celana pendek si Bendol, ibu menasehatinya.

“Sayang…..lain kali… kalo kebelet pipis, bilang saja Mau Menyanyi, ya….?”

“Emang kenapa, bu?” tanya Bendol dengan lugunya.

“Sudahlah….turutin saja…” kata si ibu sambil matanya melotot.

Akhirnya Bendol mengangguk-2 tanda setuju.

Continue reading

Balas Dendam

Bendol, 15 tahun, datang ke rumah bordil. Kepada si “Mami”, dia berkata: “Saya ingin memakai pelacur”.

Mami berkata: “Enyah kau dari sini, Kau masih terlalu kecil”.

Si Bendol lalu mengeluarkan segepok uang dan menunjukkan kepada si Mami.

Dasar mata duitan, si mami berkata: “Okelah kalau kau memaksa. Wanita macam apa yang kau inginkan?”

“Saya ingin pelacur yang terkena sifilis” Kata Bendol.

Mami: “Hah!? Kau ngeledek rupanya”.

Continue reading

Diperas

Mbah Bendol beli deterjen di warung sebelah.

Penjual: Mbah Bendol…tumben nyuci baju sendiri?

Bendol: Bukan nyuci baju le. Aku mo nyuci kucingku. Karena bulunya banyak kutunya.

Penjual: Gak salah ta mbah? Bisa mati kucingnya, mbah.

Bendol: Ya enggaklah. Temanku dah sering kali nyuci kucingnya, tapi fine-2 aja kok.

Setelah membayar, mbah Bendol pulang ‘tuk mencuci kucingnya.

Continue reading

Dokter yang salah

Bendol adalah seorang Dokter Spesialis Penyakit Dalam. Tiap hari sibuk mengurusi pasien-pasiennya. Kali ini dia merasa jenuh. Dia ingin pergi berlibur ke luar negeri berdua dengan istrinya selama sebulan.

Istri: Sebulan itu lama loh mas. Gimana dengan pasien-pasien kamu? Siapa yang merawatnya?

Bendol: Tenang dik. Kan ada anak kita…? Biar dia sekalian belajar tentang Ilmu Kedokteran yang dia dapat dari bangku kuliahnya. Sekedar mencari pengalaman.

Setelah berunding panjang-lebar, akhirnya mereka sepakat berangkat juga ke Luar Negeri.

Setelah sebulan, mereka pulang dengan wajah yang fresh. Sesampainya di rumah, si anak melaporkan tentang kondisi pasien-pasien si ayah.

Continue reading