Mengucap (Nyebut)

Seorang tukang es sedang mendorong gerobaknya. Ketika tiba di perempatan lampu merah, sebuah mobil menyeggolnya dan dia sekarat. Orang-orang ramai mengerumuninya dan disitu ada seorang pemuka agama.

Karena kondisinya yang sangat kritis dan tidak mungkin tertolong lagi, maka sang pemuka agama berkat : “Mengucap Pak, mengucap…..”,

Lalu tukang es itu mengucap : “Es, Es…… Es, Es…….”.

Kemudian dia tewas.

======

Dari blogku yang lain

Advertisements

1 Comment

  1. Hi…hi…hi
    Dasar emang tukang es yaa….

    Coba dia juga ‘nakal’ jual kondom juga…gimana yaaa…????


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s