Alat Otomatis

Di sebuah bazaar barang-barang elektronik, Mr. X berdiri di salah satu meja, sambil melihat-2 beberapa alat bantu sex. Namun yang menjadi perhatiannya adalah alat yang ada di atas meja sebelah peralatan sex tadi, yaitu suatu alat berbentuk kotak, dimana terhubung dengan 2 buah selang transparan, yang satu berujung dengan sebuah kantong plastik mirip kantong untuk Donor Darah, kurang lebih untuk 1 ltr cairan. Sedangkan kabel transparan satunya berujung di sebuah alat transparan berbentuk bulat panjang dengan diameter 7 cm, panjang kira-kira 25 cm.

Karena tertarik, lalu Mr. X memanggil penjaga kios.

Mr. X: “Bang, brapa alat ini..” Sambil menunjuk alat tadi…

Penjual: “Rp. 25.000,- saja pak. Ini sebenarnya alat untuk…….”

Mr. X memotong penjelasan si penjual. “Sudah, saya sudah tau bang, bungkuskan saja 1 buah”.

Sesampainya di rumah Mr. X tak sabar tuk mencoba tuh alat. Lalu membuka bungkusan tadi dan ia melepaskan celananya serta memasukkan alat tadi (bulat panjang dengan diameter 7 cm, panjang kira-kira 25 cm) ke kemaluannya yang sudah sedikit mengeras…

Kemudian ia tekan tombol “ON”, lalu alat tadi bergetar, sambil berbunyi “SShhhp….SShhhp….SShhhp….SShhhp….”

Kemaluan Mr. X terasa terhisap-hisap dan kira-kira 15 menit berlalu, Mr. X sudah mencapai klimaks dan nampak di kantong diujung selang satunya mulai terisi cairan berwarna putih, kira-kira 3 cc.

Merasa puas, Mr. X ingin mematikan mesin tadi, namun tidak ditemui tombol “OFF”.

Tombol “ON” tadi ditekannya berulang kali, namun alat tersebut tetap aktif menghisap-hisap “SShhhp….SShhhp….SShhhp….SShhhp….”. Bagian yang bulat panjangnyapun seperti rekat dengan kemaluannya dan tak mau lepas.

Setelah 2 jam, ia pun putus asa karena alat itu tidak mau lepas dan tidak bisa dimatikan. Ia mencari catatan nomor telepon dan mulai menelpon pemilik kios di bazaar tadi.

Mr. X: “Hallo, slamat malam…”

Penjual: “Slamat malam…”

Mr. X: “Maaf saya mengganggu, saya pembeli alat di kios Anda di Bazaar tadi siang”

Penjual: “Iya. memangnya kenapa?”

Mr. X: “Saya mau menanyakan bagaimana mematikan alat yang tadi saya beli itu?”

Penjual: “Ooh…itu alat otomatis untuk memerah susu sapi. Jika kantung satunya sudah penuh 1 liter, maka alat itu akan mati dengan sendirinya…Memangnya kenapa, pak?”

Mr. X: “Urgh……*&^*$%^*^&($…”

============

Dah pernah baca?

============

Tukang Nggame
Belajar&Berjuang


BHB

Advertisements

9 Comments

  1. pertamxxxxxx
    huakakak, makanya kalo beli apa2 tanya dulu

  2. keduaaxxxxx
    kalo dikasih tau, jangan main potong, di dengenrin dulu he2

  3. ketigaxxxxxx
    hisaappp terus, kena gigi uang kembali ha ha ha

  4. keempatxxxxx
    nggak kebayang aja tuh paniknya waktu nggak bisa di cabut

  5. kelimaaxxxxx…woww yeaa,,, puas!!! lemes!!!
    pak alat tadi tombol off-nya dimana??? kekekeke

    udah ah, cukup, dah kelimaxxx
    mau nuggu satu liter keburu koit he2

    salam sinting!!!

  6. 1, 2, 3 ,4 ,5
    blaikkk bllaikk bllaikkkk

  7. wuedan si zulhaq… komengnya ampe diborong begono 😆

  8. Makasih ada link saya di atas…
    Sukses buat humor bendol & co

  9. kwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkw………………..
    y udah…. kalw gt yang di buthkn mr x, hnya poding bnyk2…..
    byr cpt penuh tuh… kantong plastik
    kwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkw


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s